Jika Anda pernah menghabiskan waktu di Bali, Anda mungkin sudah menyadari betapa mudahnya makan makanan sehat, berwarna-warni, dan penuh rasa di sini. Apakah Anda sepenuhnya vegan atau hanya penasaran dengan pilihan berbasis tanaman, Bali adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk mengeksplorasi cara makan ini.
Tapi pertama-tama, apa sebenarnya arti vegan?
Veganisme adalah cara hidup yang menghindari semua produk hewani. Itu berarti tidak ada daging, susu, telur, dan madu. Bagi banyak orang, ini lebih dari sekadar makanan tetapi juga tentang memilih produk dan gaya hidup yang tidak mengeksploitasi hewan. Namun ketika berbicara tentang makan, makanan vegan berfokus pada tanaman: sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, legum, dan alternatif berbasis tanaman. Dan, itu tidak hanya salad.
Mengapa Bali Menjadi Pusat Vegan
Bali telah menjadi semacam surga vegan, terutama di daerah seperti Ubud, Canggu, dan Seminyak. Berkat iklim tropis pulau ini, buah dan sayuran segar ada di mana-mana. Ditambah dengan suasana wellness yang berkembang, budaya yoga yang kuat, dan campuran penduduk lokal serta ekspatriat yang peduli pada keberlanjutan, Anda mendapatkan resep sempurna untuk makanan vegan yang luar biasa.
Restoran Vegan yang Wajib Dicoba di Bali
Berikut beberapa tempat vegan unggulan yang harus ada dalam daftar kuliner Bali Anda:
1. Alchemy (Ubud)

Alchemy adalah salah satu kafe vegan raw asli Bali. Bar salad mereka legendaris. Bayangkan dressing vegan yang creamy, kimchi buatan sendiri, dan keju kacang mete. Mereka juga memiliki bagian dessert raw lengkap (jangan lewatkan bar Snickers) dan menu smoothie bowl yang sulit ditandingi.
2. Shady Shack (Canggu)

Para pendiri memulai perjalanan mereka di dunia kuliner Bali pada tahun 2011, meluncurkan kafe pertama di Canggu, Betelnut. Apa yang dimulai sebagai ide sederhana dengan cepat menjadi favorit lokal dan tempat yang wajib dikunjungi. Saat Betelnut berkembang dan para pendiri beralih ke gaya hidup vegetarian, mereka terinspirasi untuk membuka konsep baru pada tahun 2016: Shady Shack. Ini adalah kafe berkelanjutan yang berfokus pada hidangan vegan dan vegetarian yang sehat.
Shady Shack menyajikan menu beragam, menampilkan pilihan sarapan sepanjang hari, kopi dan teh spesial, smoothie dan jus menyegarkan, burger dan salad yang mengenyangkan, piring untuk berbagi, hidangan utama yang memuaskan, dan dessert vegan yang menggoda.
3. Zest (Ubud)

Zest menawarkan pengalaman bersantap yang lebih tinggi, dengan pemandangan indah ke hutan dan menu yang penuh dengan hidangan berbasis tanaman yang kreatif. Menu sepenuhnya berbasis tanaman dan penuh dengan hidangan imajinatif yang dirancang dengan cermat yang menonjolkan bahan segar dan lokal. Zest dikenal dengan kombinasi rasa yang berani dan tak terduga yang membawa masakan vegan ke tingkat yang baru. Selain makanannya, suasana di Zest benar-benar istimewa; tenang, penuh jiwa, dan tak terbantahkan magis.
4. I Am Vegan Babe (Canggu)

I Am Vegan Babe adalah kafe vegan yang sangat disukai yang terletak di Canggu, dikenal tidak hanya karena menu berbasis tanaman yang lezat sepanjang hari tetapi juga karena misinya yang berakar pada kebaikan dan kasih sayang. Kafe ini menonjol karena pendekatannya yang sepenuh hati untuk menciptakan dampak positif dengan mempromosikan gaya hidup yang lebih penuh kasih dan masa depan yang lebih baik untuk semua.
Setiap elemen menu dibuat dengan perhatian dan niat. Dari dressing buatan sendiri hingga daging berbasis tanaman rumahan dan roti yang baru dipanggang, semuanya disiapkan dari awal. Tim sangat berkomitmen pada kualitas dan kepuasan sehingga mereka menawarkan jaminan "100% pelanggan bahagia", jadi jika Anda tidak puas dengan makanan Anda, mereka dengan senang hati akan memperbaikinya atau menghapusnya dari tagihan Anda.
Makanannya sendiri adalah interpretasi segar dari klasik kenyamanan Barat, dibayangkan ulang melalui lensa vegan. Bayangkan burger juicy, sandwich klub yang mengenyangkan, waffle keemasan, smoothie yang menyegarkan, dan deretan dessert vegan yang menggoda. Porsi besar, rasa berani, dan penyajian yang Instagramable sekaligus memuaskan.
Makanan Vegan Lokal
Anda tidak harus pergi ke kafe mewah untuk makan vegan di Bali. Makanan tradisional Bali memiliki banyak hidangan yang secara alami vegan, seperti:
-
Nasi Campur (tanpa telur/daging) – nasi campur dengan sayuran, tempe, kacang tanah, dan sambal (cabai)
-
Gado-Gado – salad hangat dari sayuran dan tahu dengan saus kacang yang kaya (minta tanpa telur)
-
Plecing – kangkung rebus yang diberi sambal plecing yang pedas, saus berbasis cabai yang berani, asam, dan penuh rasa
Anda dapat menemukan ini di warung kecil (tempat makan lokal) di seluruh pulau.
Mari Coba Makanan Vegan!
Apapun yang membawa Anda ke Bali; petualangan, wellness, atau cinta akan makanan enak, menjelajahi dunia vegan di pulau ini adalah suatu keharusan. Ada rasa hormat yang dalam terhadap alam dan apresiasi nyata terhadap makanan yang baik. Dengan begitu banyak pilihan dan suasana yang mendukung, bahkan non-vegan pun akhirnya jatuh cinta dengan makan berbasis tanaman selama mereka di sini.
Dan dengan Betterplace, menuju ke sana sangat mudah: sewa skuter atau mobil, atau bahkan pesan koki pribadi untuk membawa pengalaman vegan ke vila Anda. Siap menjelajahi makanan otentik? Hubungi kami sekarang!





